Memuat…
Preferensi privasi Anda
Kami menggunakan cookie untuk menganalisis penelusuran Anda dan meningkatkan pengalaman Anda. Anda dapat menerima, menolak, atau menyesuaikan preferensi Anda.
Temukan pengalaman membaca dwibahasa kami dengan cuplikan gratis
away before and behind, and there
depan dan di belakang, dan tak
was no escape except up the
ada jalan keluar selain memanjat
cliff. Perrault scaled it
tebing. Perrault mendakinya lewat
by a miracle, while
suatu mukjizat, sementara
François prayed for just
François berdoa memohon justru
that miracle; and with
mukjizat itu; dan dengan setiap
every thong and sled
tali kulit, setiap tali
lashing and the last
pengikat kereta serta sisa
bit of harness rove
terakhir tali kekang dijalin
into a long rope,
menjadi seutas tambang panjang,
the dogs were hoisted, one
anjing-anjing itu diangkat, satu
by one, to the cliff crest.
per satu, ke puncak tebing.
François came up last, after
François naik paling akhir,
the sled and load.
setelah kereta dan muatannya.
Then came the search for a place
Lalu menyusul pencarian tempat
to descend, which descent was
untuk turun, penurunan yang
ultimately made by the aid
akhirnya dilakukan dengan bantuan
of the rope, and night found
tambang itu, dan malam mendapati
them back on the river with a
mereka telah kembali di sungai
quarter of a mile to the
dengan seperempat mil sebagai
day’s credit.
hasil hari itu.
Ketika mereka mencapai
Hootalinqua dan es yang baik,
Buck sudah habis tenaga.
Anjing-anjing lainnya dalam
keadaan serupa; tetapi Perrault,
untuk menutup waktu yang hilang,
memacu mereka dari pagi buta
hingga larut. Hari pertama mereka
menempuh tiga puluh lima mil
sampai ke Big Salmon; hari
berikutnya tiga puluh lima mil
lagi sampai ke Little Salmon;
hari ketiga empat puluh mil, yang
membawa mereka jauh mendekati
Five Fingers.
Buck’s feet were not so compact
Kaki Buck tidak sepadat
and hard as the feet of the
dan sekeras kaki para
huskies. His had softened
husky. Kakinya telah melunak
during the many generations
selama banyak generasi sejak
since the day his last
hari nenek moyang liarnya yang
wild ancestor was tamed by
terakhir dijinakkan oleh manusia
a cave-dweller or river man.
penghuni gua atau manusia sungai.
All day long he
away before and behind, and there
depan dan di belakang, dan tak
was no escape except up the
ada jalan keluar selain memanjat
cliff. Perrault scaled it
tebing. Perrault mendakinya lewat
by a miracle, while
suatu mukjizat, sementara
François prayed for just
François berdoa memohon justru
that miracle; and with
mukjizat itu; dan dengan setiap
every thong and sled
tali kulit, setiap tali
lashing and the last
pengikat kereta serta sisa
bit of harness rove
terakhir tali kekang dijalin
into a long rope,
menjadi seutas tambang panjang,
the dogs were hoisted, one
anjing-anjing itu diangkat, satu
by one, to the cliff crest.
per satu, ke puncak tebing.
François came up last, after
François naik paling akhir,
the sled and load.
setelah kereta dan muatannya.
away before and behind, and there
depan dan di belakang, dan tak
was no escape except up the
ada jalan keluar selain memanjat
cliff. Perrault scaled it
tebing. Perrault mendakinya lewat
by a miracle, while
suatu mukjizat, sementara
François prayed for just
François berdoa memohon justru
that miracle; and with
mukjizat itu; dan dengan setiap
every thong and sled
tali kulit, setiap tali
lashing and the last
pengikat kereta serta sisa
bit of harness rove
terakhir tali kekang dijalin
into a long rope,
menjadi seutas tambang panjang,
the dogs were hoisted, one
anjing-anjing itu diangkat, satu
by one, to the cliff crest.
per satu, ke puncak tebing.
François came up last, after
François naik paling akhir,
the sled and load.
setelah kereta dan muatannya.
Then came the search for a place
Lalu menyusul pencarian tempat
to descend, which descent was
untuk turun, penurunan yang
away before and behind, and there
depan dan di belakang, dan tak
was no escape except up the
ada jalan keluar selain memanjat
cliff. Perrault scaled it
tebing. Perrault mendakinya lewat
by a miracle, while
suatu mukjizat, sementara
François prayed for just
François berdoa memohon justru
that miracle; and with
mukjizat itu; dan dengan setiap
every thong and sled
tali kulit, setiap tali
lashing and the last
pengikat kereta serta sisa
bit of harness rove
terakhir tali kekang dijalin
into a long rope,
menjadi seutas tambang panjang,
the dogs were hoisted, one
anjing-anjing itu diangkat, satu
by one, to the cliff crest.
per satu, ke puncak tebing.
François came up last, after
François naik paling akhir,
the sled and load.
setelah kereta dan muatannya.



